Layaknya kuliner kaki lima pada umumnya, tahu tek-tek yang satu ini sebetulnya mungkin tidak punya “merk.” Hanya saja, kebetulan di gerobaknya terdapat tulisan “Monggo Mampir” jadi penulis Cirebon Kuliner menamai kupat tahu yang ada di jalan Tentara Pelajar ini dengan Tahu Tek Tek “Monggo Mampir.”

Sebelumnya, penulis Cirebon Kuliner sudah beberapa kali membahas kuliner serupa tapi tak sama ini, di antaranya adalah Tahu Tek-Tek Mang Sadi, Ketoprak Plered, Ketoprak Taspen, Ketoprak Ahul, Kupat Tahu “Dede,” dan Kupat Tahu “Kuningan.” Dan kali ini, penulis Cirebon Kuliner menemukan satu lagi kuliner serupa yaitu Tahu Tek-Tek “Monggo Mampir” jalan Tentara Pelajar.

Mungkin pembaca Cirebon Kuliner bingung sebetulnya apa perbedaan kuliner ketoprak, kaput tahu, dan tahu tek-tek? Yang paling mendasar adalah mungkin bumbunya. Ketoprak berbumbu kacang mentah yang diuleg dan dicampur air, teksturnya lebih kental dibanding bumbu kacang pada kupat tahu juga tahu tek-tek. Sedangkan tahu tek-tek dan kupat tahu bumbu kacangnya matang, atau sudah dimasak. Walaupun ada beberapa penjual kupat tahu di kota Bandung yang “bergaya” bumbu mentah seperti ketoprak, tapi tetap, bumbu ketoprak lebih kental.

Sedangkan kupat tahu dan tahu tek-tek mungkin bisa dibedakan dari cita rasa bumbunya, walaupun sama-sama matang, cita rasa bumbu kupat tahu biasanya lebih banyak rasa bawang putihnya, dan tahu pada tahu tek-tek biasanya digoreng lebih kering. Dari isian pun berbeda, ketoprak punya bihun, sedangkan kupat tahu dan tahu tek-tek tidak memakai bihun.


Tahu tek-tek termasuk sulit ditemui di Cirebon, paling banyak terdapat di daerah Bode, sekitaran Megu. Sedangkan di kota, penulis Cirebon Kuliner sendiri baru menemukan dua penjual tahu tek-tek, yang satu yang akan sedang dibahas penulis Cirebon Kuliner sekarang ini, dan yang satu lagi, belum sempat penulis Cirebon Kuliner bahas.

Okei, mari bahas secara lebih mendalam Tahu Tek-Tek “Monggo Mampir” ini. Tahu Tek-Tek “Monggo Mampir” ini biasa buka di malam hari di jalan Tentara Pelajar, tepatnya di sebelah kiri jalan dari arah Grage Mall ke arah rel kereta. Tepat sebelum persimpangan Tentara Pelajar – Parujakan – Pagongan – KS Tubun, di sebelah kiri, di situlah Tahu Tek-Tek “Monggo Mampir” biasa mangkal.

Sejarah Tahu Tek-Tek “Monggo Mampir” cukup panjang, semenjak tahun 1970-an, Bapak dari penjual Tahu Tek-Tek “Monggo Mampir” yang sekarang ini sudah berjualan di bangunan yang sekarang Surya Toserba. Seiring perjalanan, sempat bangkrut, dan bangkit lagi. Kini, anak dari sang Bapak kembali melanjutkan berdagang Tahu Tek-Tek “Monggo Mampir” di malam hari.


Harga satu porsi tahu tek-tek ala Tahu Tek-Tek “Monggo Mampir” ini adalah Rp 7.000,- saja. Cukup murah dengan porsi yang lumayan banyak. Kelebihan kuliner tahu tek-tek dan “saudara-saudara”-nya yang lain, ketoprak dan kupat tahu adalah sehatnya. Karna selain berunsur komplit, ada karbohidrat, protein (nabati), juga ada sayuran. Terlebih jika tahunya kita minta setengha matang, tentu kandungan nutrisi di tahu akan lebih baik. Rasa tahu tek-tek ala Tahu Tek-Tek “Monggo Mampir” ini cukup enak, pas sekali dinikmati di malam hari, terutama jika cuaca sedang agak dingin.

Jadi, bagi pembaca Cirebon Kuliner yang mencari hidangan santap malam yang murah meriah namun tetap mengenyangkan dan sehat, silahkan coba Tahu Tek-Tek “Monggo Mampir” di jalan Tentara Pelajar, sebelah kiri jalan, sebelum belokan ke arah KS Tubun / Parujakan.