Sate ayam ini sudah menjadi langganan penulis CirebonKuliner dan keluarga semenjak lama. Sampai sekarang, sate ayam asli Madura ini tetap bertahan. Sekarang, sang pemilik sate ayam yang biasa buka dari sore sekitar pukul 17.00 WIB ini tidak lagi melayani langsung para pembeli. Entah kenapa. Tapi yang terpenting, kualitasnya tidak pernah menurun.



Termasuk saat kemarin, Minggu, 10 Juni 2012 penulis CirebonKuliner menyantap kembali sate ayam – tepatnya, sate kulit ayam – yang terletak di jalan Kartini, tepatnya di seberang Hotel Cirebon Plaza. Sate ayam ini juga mempunyai pos satu lagi, masih di jalan Kartini, tepatnya di seberang bekas Hotel Kharisma, di samping jembatan jalan Bima.



Iya, semenjak penulis CirebonKuliner kecil, penulis CirebonKuliner dan keluarga selalu memesan sate kulit ayam, bukan daging ayam karena rasanya yang sangat khas; kenyal, gurih, lezat, dipadu dengan bumbu sate yang kekentalannya pas sekali, rasa gurih kacangnya pun pas sekali dipadu dengan manisnya kecap. Bukan berarti sate daging ayamnya tidak enak, enak juga, tapi penulis CirebonKuliner dan keluarga sangat menggemari sate kulit ayam.



Jadi, bagi yang ingin mencoba sate ayam dengan citarasa dan sensasi yang berbeda, silahkan coba sate kulit ayam di jalan Kartini kota Cirebon ini. 10 tusuk sate kulit ayam dan 1 botol teh botol sosro cukup ditebus dengan harga kurang dari Rp 20.000,-. Harga yang menurut penulis CirebonKuliner sedang, dan yang penting sepadan dengan kualitas satenya, baik itu sate daging ayam, maupun sate kulit ayamnya.