Kawasan jalan Pagongan kota Cirebon memang pusatnya tempat makan nasi lengko dan sate kambing. Penulis Cirebon Kuliner sendiri sudah mengulas dua penjual nasi lengko terkenal di jalan Pagongan ini, yaitu nasi lengko H. Barno, dan nasi lengko H. M. Sadi. Dan di jalan Pagongan, masih ada satul lagi penjual nasi lengko dan sate kambing yang cukup populer di kota Cirebon, yang sekarang akan penulis Cirebon Kuliner ulas, yaitu Nasi Lengko “Pagongan.”

Agak rancu memang karena memang tidak ada “merk” yang tertulis saat penulis Cirebon Kuliner berkunjung. Untuk membedakannya, Nasi Lengko “Pagongan” yang penulis Cirebon Kuliner bahas ini adalah nasi lengko Pagongan yang terletak paling ujung jalan Pagongan, paling dekat dengan persimpangan jalan Pagongan – jalan Tentara Pelajar.


Hampir sama dengan Nasi Lengko H. M. Sadi, tempat makan Nasi Lengko “Pagongan” ini juga terletak di sebuah gang kecil di jalan Pagongan, ini yang membuat suasana menjadi mudah dikenang dan sangat berkesan. Saat berkunjung, penulis Cirebon Kuliner memesan satu porsi nasi lengko, tanpa tambahan sate kambing. Dengan tambahan 6 krupuk dan satu teh tawar hangat, semuanya cukup Rp 9.000,- saja.

Dari segi rasa, kalau penulis Cirebon Kuliner boleh jujur, menurut selera penulis Cirebon Kuliner, yang terbaik di antara nasi lengko H. Barno, H. M. Sadi, dan “Pagongan” adalah H. M. Sadi, walaupun yang paling terkenal sampai luar kota dan paling ramai adalah H. Barno. Sekali lagi, ini adalah selera penulis Cirebon Kuliner, bukan penilaian mutlak yang mewakili selera semuanya.

Pun, tidak berarti bahwa nasi lengko H. Barno, dan “Pagongan” ini tidak enak. Menurut penulis Cirebon Kuliner semuanya lezat, hanya yang paling sreg di lidah dan di hati penulis Cirebon Kuliner adalah nasi lengko H. M. Sadi. Bagaimanapun juga, penulis Cirebon Kuliner tetap merekomendasikan semua penjual nasi lengko yang ada di jalan Pagongan. Silahkan, bagi warga Cirebon, asli maupun pendatang, silahkan coba nasi lengko “Pagongan.”