Mungkin pembaca Cirebon Kuliner yang asli Cirebon agak bingung dengan nama nasi Jamblang yang penulis Cirebon Kuliner ulas sekarang ini. Bingung dengan lokasinya barangkali? Karena penulis Cirebon Kuliner sendiri agak bingung dengan nama jalan terusan Tentara Pelajar setelah rel kereta api yang satu jalur mengarah ke pertigaan jalan Parujakan, jalan Pagongan, dan jalan Sukalila. Penulis Cirebon Kuliner melihat di bangunan sekeliling, ada yang menulis alamat dengan jalan Pagongan, ada juga dengan nama jalan Tentara Pelajar.

Sudahlah, mari kita bahas nasi Jamblangnya saja. Yup, nasi Jamblang yang satu ini terletak di jalan ujung Tentara Pelajar sebelum persimpangan menuju jalan Parujakan dan jalan Sukalila. Lapak nasi Jamblang yang satu ini biasa ada di pagi hari. Saat penulis Cirebon Kuliner sedang berkunjung kurang lebih pukul 8 pagi saja, lauknya sudah lumayan banyak yang habis. Dan setiap kali lewat penjual nasi Jamblang ini di pagi hari, memang selalu ramai.



Ini yang membuat penulis Cirebon Kuliner tertarik untuk berkunjung, karena penjual nasi Jamblang kaki lima pinggir jalan semacam ini lebih menarik. Saat berkunjung, penulis Cirebon Kuliner memesan dua porsi nasi Jamblang dengan 2 porsi sambal goreng, 3 tempe, 2 perkedel kentang, dan 1 panjelan atau ikan asin kering khas lauk nasi Jamblang. Semuanya ini cukup Rp 7.000,- saja!

Bukan hanya murah, rasa nasi Jamblang jalan Tentara Pelajar – Pagongan ini juga enak. Sambal gorengnya sedap, tempenya gurih, perkedel kentangnya juga enak. Tidak heran kalau setiap pagi, nasi Jamblang jalan Tentara Pelajar – Pagongan ini selalu ramai dan cepat habis. Bagi yang penasaran ingin mencoba, penulis Cirebon Kuliner sarankan untuk datang sebelum pukul 8 pagi, kalau tidak, lauknya pasti sudah banyak yang habis. Selamat mencoba.