Sepertinya, nasi goreng telah menjadi kuliner seribu umat di Indonesia. Hampir di seluruh pelosok negeri ini ada penjual nasi goreng. Begitu juga di Cirebon, banyak sekali penjual nasi goreng, dari yang keliling di komplek-komplek perumahan, sampai yang disajikan di food court di mall-mall.



Di Cirebon, ada beberapa penjual nasi goreng yang membuat nasi goreng dengan bara api sebagai sumber panasnya untuk menggoreng, bukan gas elpiji, bukan pula minyak tanah. Konon, bara api membuat aroma nasi goreng menjadi khas dan berbeda jika menggorengnya dengan gas elpiji.


Dan penjual nasi goreng yang menggunakan bara api yang terkenal di Cirebon adalah Nasi Goreng Pak Gun di jalan Kartini di samping Pizza Hut. Yang CirebonKuliner tahu, sebelumnya, warung ini berlokasi di seberang Pizza Hut, bukan di sampingnya. Hal ini karena “lapak”-nya terdahulu sudah digunakan untuk cafe baru.


Penulis CirebonKuliner pribadi bukan penikmat nasi goreng, tapi nasi goreng Pak Gun ini selalu membuat selera makan penulis CirebonKuliner tinggi. Penulis CirebonKuliner memesan nasi goreng ayam dengan request khusus rasa pedas banget dan tambahan suwiran daging ayam di atasnya.

Memang betul, rasanya khas sekali. Nasi gorengnya terasa tidak polos atau datar. Bumbu rempah yang ditumis pertama sebagai bahan dasar tumisan terasa merata dan termasak dengan baik. Entah, memang pengaruh bara api atau dasar lidah saya penulis CirebonKuliner yang sudah cocok dengan nasi goreng ini. πŸ™‚ Soal harga, bisa dilihat dari menu yang penulis CirebonKuliner posting juga.