Kawasan jalan Pandesan kota Cirebon memang terdapat banyak penjual mie yamien. Ternyata, sudah semenjak puluhan tahun yang lalu kawasan ini memiliki banyak penjual mie yamien. Darimana datangnya? Penulis Cirebon Kuliner mendapatkan informasi dari salah satu penjual mie yamien, Mie Yamien “Pandesan” jalan Pekalangan kota Cirebon, dan juga salah satu pengunjung warung mie yamien-nya yang juga penggemar mie yamien Cirebon, yang juga warga asli kawasan Pandesan.

Pada awalnya, warga keturunan Tionghoa lah yang menyebarkan kuliner mie yamien di kawasan ini. Hingga bertahun-tahun, ada beberapa warga keturunan Tionghoa yang menikah dengan warga pribumi, dan terus melestarikan berjualan mie yamien. Di kawasan ini pun terdapat banyak produsen mie. Iya, mie yang dijual pada warung-warung mie yamien kawasan Pandesa kota Cirebon adalah mie-mie buatan insdustri rumahan.


Penulis Cirebon Kuliner sendiri sudah membuat cukup banyak ulasan beberapa mie yamien yang ada di sekitaran jalan Pandesan kota Cirebon ini. Dan ini salah satu lagi, warung Mie Yamien “Pandesan” kota Cirebon. Dengan gerobak sederhana dan tenda yang sederhana pula, Mie Yamien “Pandesan” ikut meramaikan kawasan jalan Pandesan dengan mie yamien hidangannya. Dijual dengan harga Rp 10.000,- saja, dan isian yang cukup banyak, Mie Yamien “Pandesan” ini tentu bisa menjadi pilihan para penggemar mie yamien khas Cirebon.

Di kota-kota lainnya, mie yamien bisa disebut dengan istilah lain, bakmie, atau mie ayam mungkin? Akan tetapi, percayalah, mie yamien khas kota Cirebon memiliki karakteristk yang khas dan berbeda. Mie Yamien “Pandesan” berisi taburan daging ayam, dengan mie yang diberi bumbu dan disajikan kering, terpisah dengan kuah dan isian baso, tahu, dan lain-lainnya. Soal rasa, menurut penulis Cirebon Kuliner, tergolong enak. Soal selera memang, silahkan tentukan sendiri mie yamien khas Cirebon favorit pembaca Cirebon Kuliner.