Mie merupakan salah satu sumber karbohidrat pengganti nasi, tak heran, banyak masyarakat Indonesia menyukai mie sebagai makanan pengganti nasi kala bosan dengan nasi. Apalagi kini mie telah banyak ditawarkan banyak rumah makan atau warung makan kaki lima dengan berbagai variasi.

Begitu juga di Cirebon, banyak rumah makan dan warung makan kaki lima yang menjajakan hidangan kuliner berbahan dasar utama mie. Dan di kesempatan ini – yang juga artikel pertama dalam blog ini – saya penulis CirebonKuliner ingin memaparkan pengalaman menyantap hidangan mie di warung makan “Mie Colot”.

Warung makan Mie Colot terletak di Jl. Pekalangan kota Cirebon. Di tempat makan pinggir jalan ini, menyajikan hidangan mie yamien dengan berbagai variasi kelengkapan menu seperti Mie Yamien komplit yang dilengkapi dengan tahu, siomay, pangsit, dan baso. Di warung makan ini juga terdapat beberapa macam jus buah sebagai hidangan minumannya.


Yang penulis CirebonKuliner pesan waktu itu, Sabtu, 26 Mei 2012 adalah Mie Yamin Komplit dengan rasa asin. Mie Colot memang menawarkan tiga rasa untuk setiap menunya: asin, manis, dan asin-manis. Setelah datang pada waktu sore sekitar pukul 17:00 WIB, penulis CirebonKuliner langsung memesan, dan hidangan langsung jadi dengan waktu kurang lebih 15 menit.

Dari tampilannya, Mie Yamien ini cukup menggugah selera. Sedangkan aromanya adalah aroma sajian Mie khas Cina. Iya, pembaca mungkin sudah tahu perbedaan aroma dari Mie Baso khas Solo, Mie Baso khas Malang, Mie Ayam perumahan, dan hidangan-hidangan mie lainnya. Tentu, mie bergaya Chinese memang memiliki aroma khas tersendiri.

Rasanya pun khas, mie-nya berdiameter kecil dengan bumbu khas Chinese, rasanya asin lembut dan gurih. Topping  di atas mienya adalah daging ayam dan irisan jamur yang rasanya juga ngga biasa-biasa aja. Tahu, siomay, pangsit dan basonya pun bercita rasa berbeda dengan baso-baso di mie baso Malang / Solo / Mie Ayam Baso. Semua komponen makanan tersebut bercita rasa – sekali lagi – ala Cina. Begitu juga kuahnya, bercita rasa Cina. Memang banyak warung mie yang dimiliki warga keturunan Tionghoa yang menawarkan cita rasa berbeda dengan mie baso kebanyakan.
Sedangkan dari sisi kebersihan, tampilan, dan pelayanan, Mie Colot bisa dibilang cukup baik untuk ukuran warung makan pinggiran. Soal harga, bisa dibilang sedang saja, dan yang penting, sepadan dengan rasa yang ditawarkan.