Bicara kuliner baso, mungkin bisa jadi sederhana namun bisa juga menjadi obrolan yang panjang. Dari mulai sejarah baso itu sendiri, sampai berbagai varian hidangan baso. Di kota Cirebon sendiri, seperti yang sudah beberapa kali dibahas Cirebon Kuliner, ada macam-macam varian hidangan baso. Dari mulai mie baso khas daerah Jawa (Solo, Wonogiri, Malang), hingga mie ayam dan mie yamien yang tentunya berbeda.

Masing-masing jenis varian tersebut memiliki penggemarnya masing-masing. Salah satu yang memiliki penggemar dimana-mana adalah mie baso khas Solo. Dari mulai yang dijual dengan gerobak keliling perkampuingan, hingga yang dijual di warungan permanen. Di kota Cirebon, ada banyak sekali penjual mie baso yang enak. Namun salah satu yang paling tua adalah Mie Baso “Sari Rasa” yang terletak di Pasar Kanoman.

Mie Baso “Sari Rasa” khas kota Solo ini sudah berada di kota Cirebon semenjak kurang lebih tahun 1998. Mie Baso “Sari Rasa” sudah ada semenjak Pasar Kanoman masih belum berwujud layaknya pasar tradisional saat ini. Turun temurun hingga sekarang, Mie Baso “Sari Rasa” ini masih bertahan hingga saat ini dan memiliki penggemar yang masih setia tidak beralih ke mie baso lainnya.


Mie Baso “Sari Rasa” sempat membuka cabang di lokasi lain di kota Cirebon, namun lokasi yang bertahan hingga sekarang adalah lokasi awal dan utama yaitu di Pasar Kanoman kota Cirebon. Penampilannya pun masih sangat sederhana tidak neko-neko. Rupanya sang pemiliki memang tidak mau terlalu neko-neko mengikuti perkembangan jaman di dunia kuliner modern saat ini yang lebih mengandalkan penampilan daripada kualitas hidangan yang dijual.

Mie Baso “Sari Rasa” masih mempertahankan kualitas rasa baso yang dijualnya.Saat Cirebon Kuliner datang berkunjung, Cirebon Kuliner disambut Mas Budi, anak dari pemilik asli Mie Baso “Sari Rasa” yang kini mengelola warung baso Mie Baso “Sari Rasa” Pasar Kanoman. Hidangan satu porsi mie baso langsung dinikmati.

Dari penampilan, boleh jadi tidak berbeda dengan mie baso pada umumnya. Berisi mie kuning, bihun, atau so’un, sayuran, dan tentunya sayuran. Soal rasa, tentu tidak perlu banyak dipertanyakan lagi, memang enak. Tidak heran jika Mie Baso “Sari Rasa” Pasar Kanoman ini bisa bertahan hingga sekarang dan memiliki banyak penggemar yang loyal.

Selain rasanya yang memang enak, mie baso di Mie Baso “Sari Rasa” ini juga diual dengan harga yang masih relatif murah. Selain itu, warung Mie Baso “Sari Rasa” Pasar Kanoman ini juga menawarkan varian baso lainnya, yaitu mie ayam yang juga memiliki banyak penikmat. Di tengah persaingan di dunia kuliner modern saat ini, Mie Baso “Sari Rasa” masih mempertahankan hidangan mie baso khas kota Solo yang sederhana dan tidak neko-neko.

Jadi, bagi pembaca Cirebon Kuliner yang penasaran dan penggemar hidangan kuliner mie baso, wajib coba mie baso ala warung Mie Baso “Sari Rasa” di Pasar Kanoman. Persisinya, di tengah-tengah Pasar Kanoman, ngga susah kok nyarinya. Sebagai salah satu mie baso tertua di kota Cirebon, tentunya warung Mie Baso “Sari Rasa” Pasar Kanoman ini tentunya sangat layak untuk dipertahankan. Semoga memang warung Mie Baso “Sari Rasa” Pasar Kanoman kota Cirebon ini dapat terus bertahan dengan kesederhaannya dan kualitasnya.