Dunia kuliner Cirebon semakin ramai saja dengan terus bertambahnya pebisnis yang membuka usaha di bidang kuliner di kota Cirebon. Dari yang tradisional, sampai yang berkonsep modern seperti franchise atau waralaba. Nah.. di Cirebon sendiri, bisnis kuliner berkonsep waralaba seakan terus berkembang dengan kreatifitas yang memiliki keunikan tersendiri. Salah satu waralaba yang kini sedang naik daun adalah Martabak “Denis.”


Martabak “Denis” adalah franchise asli Kuningan, Jawa Barat. Sampai penulis CirebonKuliner berkunjung ke outlet terbarunya di jalan Kartini, Cirebon, seberang Pizza Hut, Martabak “Denis” sudah memiliki total 7 outlet, dimana sebagian besar ada di daerah Kuningan. Dan yang ada di Cirebon ini adalah outlet ke 6 yang lisensi franchise-nya dimiliki oleh pria asal Bandung yang kebetulan memiliki istri asal Kuningan. Walaupun Martabak “Denis” bisa dibilang pemain baru di bisnis kuliner, namun nampaknya respon masyarakat cukup baik dengan terus berkembangnya outlet-outlet Martabak “Denis.” 


Saat penulis CirebonKuliner berkunjung, penulis memesan satu porsi martabak manis kesukaan penulis CirebonKuliner, yaitu martabak keju susu. Sambil melihat proses pembuatannya yang kebetulan saat itu langsung dibuat oleh sang founder, penulis CirebonKuliner melihat ciri khas Martabak “Denis” yang membedakan dengan martabak lainnya, yaitu adonannya yang terlihat memiliki serat lebih besar, mirip dengan kue karabikang.


Dan setelah dicicipi, martabak keju ala Martabak “Denis” ini memang memiliki cita rasa yang berbeda pula dengan martabak pada umumnya. Adonannya yang empuk dan sedikit “melawan” saat digigit memberi sensasi tersendiri bagi penikmatnya. Martabaknya juga tebal, kejunya enak. Pas sekali dengan harganya, Rp 23.000,-.


Keunggulan lain dari Martabak “Denis” adalah menunya yang variatif dan inovatif. Dari adonannya saja ada tiga pilihan, yaitu original, pandan, coklat, mocacino. Artinya, misalkan kita pesan martabak keju, kita bisa memilih adonan martabaknya dengan menambah Rp 1.000,- saja dari harga martabak dengan adonan original. Selain itu, masih banyak menu variatif dari Martabak “Denis” misalnya martabak telor dengan pilihan isian seperti seafood, kornet, jamur, atau daging ayam. Ada juga martabak tipker atau “tipis kering” yang agak-agak mirip crepes.


Jadi, bagi pembaca KulinerCirebon yang ingin menikmati martabak dengan variasi cita rasa yang berbeda dan unik, silahkan coba Martabak “Denis” di outlet-outlet terdekat.


UPDATE Senin 24 September 2012

Penulis CirebonKuliner kembali berkesempatan mengunjungi outlet Martabak Denis di jalan Kartini kota Cirebon. Di kesempatan ini penulis CirebonKuliner memesan satu porsi martabak telor yang standar dan satu porsi martabak keju susu dengan adonan pandan.

Martabak Telor ala Martabak Denis


Cita rasa Martabak Denis meman berbeda, dan yang pasti enak. Martabak telor dari Denis terasa gurih karena adonannya tidak hambar dan dagingnya terasa. Sedangkan cita rasa dari martabak keju susu dengan adonan pandan juga enak sekali.

Martabak Keju Susu dengan Adonan Pandan ala Martabak Denis


Martabak telor dihargai Rp 18.000,- dan Rp 24.000,- untuk martabak keju susu dengan adonan pandannya.