Setiap negara pasti memiliki kuliner khasnya masing-masing. Di Cirebon, ada banyak warga keturunan, baik Tionghoa maupuna Arab. Nah, kali ini penulis Cirebon Kuliner akan mengulas satu usaha kuliner yang dimiliki salah satu dari sekian warga Cirebon keturunan Arab, dimana bisnisnya ini menawarkan beberapa kuliner khas Timur Tengah, yaitu kue kamir dan roti maryam atau chane.

Saat mengunjungi toko Kue Kamir “Bagdad,” penulis Cirebon Kuliner memesan kue kamir keju dan roti maryam coklat keju susu. Iya, Kue Kamir “Bagdad” ini memang sudah sedikit memodifikasi kue kamir dan roti maryam buatannya dengan sentuhan yang sesuai selera masyarkat Cirebon, sehingga lebih cocok dilidah saat dinikmati.


Kue kamir khas Timur Tengah ini memang satu tipe dengan kue khas Nusantara, yaitu pukis. Perbedaannya, dari selain dari bentuknya, yaitu kue kamir berbentuk bulat dan padat berisi dan lebih mengenyangkan, juga dari cita rasanya. Kue kamir memiliki cita rasa yang lebih gurih dan lebih padat teksturnya.

Sedangkan roti maryam, adalah salah satu sumber karbohidrat bagi orang-orang Arab. Dibandingkan dengan nasi, roti maryam memiliki kandungan karbohidrat lebih tinggi, kandungan lemak lebih rendah, dan kandungan serat lebih tinggi.


Di Indonesia, roti maryam lebih dihidangkan sebagai cemila atau jajanan, bukan sumber karbohidrat dengan pelengkap menu lainnya. Seperti di toko Kue Kamir “Bagdad,” roti maryam di sini juga hadir dengan sentuhan inovasi yang membuatnya lebih cocok dilidah masyarakat kita. Yang penulis Cirebon Kuliner pesan adalah roti maryam dengan topping coklat keju susu.

Roti maryam dengan topping coklat keju susu ala toko Kue Kamir “Bagdad” ini memang nikmat sekali. Begitu juga dengan kamir keju yang penulis Cirebon Kuliner pesan. Rasanya gurih, mengenyangkan, apalagi dengan keju di dalamnya. Dua-duanya memang mengenyangkan. Dua-duanya dijual dengan harga yang murah sekali, berkisar dari Rp 1.000,- sampai Rp 3.000-an saja. Silahkan datang dan coba.