Sebelum membahas lebih jauh mengenai Bakmi “Mie-Kita,” mari bahas dulu mengenai bakmi itu sendiri. Bakmi adalah makanan sumber karbohidrat dari jenis mi. Mi itu sendiri konon sejarahnya beraawal dari pedagang-pedagang Cina yang membawa mi ke Indonesia. Adapun penulisan mie adalah ejaan bahasa Belanda. Bakmi juga sering disebut sebagai Yamien. Jadi, bisa dibilang, bakmi dan yamien adalah jenis kuliner yang sama.

Ada beberapa varian bakmi di Indonesia, yang paling umum adalah yang terbuat dari tepung terigu atau bakmi kuning, atau mungkin masyarakat Indonesia lebih umum menyebutnya dengan mi kuning. Jenis lainnya adalah yang terbuat dari beras dengan bentuk sedikit berbeda, lebih tipis dan lebih lebar, kwetiaw.

Apabila dibahas lebih jauh, Cina, Italia, dan Arab adalah negara-negara yang mengklaim sebagai negara asal mi. Istilah mi itu sendiri sebetulnya sebutan masyarakat Indonesia saja, sebagaimana masyarakat dari negara lain memiliki sebutan untuk kuliner yang satu ini, misalnya, orang Eropa menyebutnya pasta, dan dalam bahasa Inggris, disebut noodle untuk pasta dalam bentuk panjang. Sedangkan perbedaan jenis-jenis mi ada karena terdapat beberapa perbedaan bahan baku dasar dan teknik pengolahan, misalnya, kwetiaw (tepung beras), bihun (tepung beras), soun (tepung kacang hijau), udon (mi asal Jepang, dari tepung terigu), makaroni (mi asal Italia yang berbentuk pendek, melengkung dan memiliki lubang di tengahnya).


Okei, sekarang mari kita bahas Bakmi “Mie-Kita.” Bakmi “Mie-Kita” adalah tempat makan yang sudah bersistem franchise atau waralaba, berasal dari Jakarta, dan menyajikan berbagai varian dari kuliner bakmi, seperti mi ayam, mi baso, mi yamin, kwetiaw, dan beberapa menu lainnya seperti nasi goreng, kuliner olahan ayam, sapi, dan gurame.


Saat berkunjung ke Bakmi “Mie-Kita” jalan Veteran nomor 43 C kota Cirebon, penulis Cirebon Kuliner memesan satu porsi Mie Yamin Komplit, dan satu porsi Mie Yamien Bakso. Mie Yamien Komplit berisi topping jamur dan ayam, lengkap dengan baso dan pangsit goreng. Sedangkan Mie Yamien Bakso memiliki topping ayam.

Mie Yamien Bakso ala Bakmi “Mie-Kita” (Rp 13.500,- ukuran reguler)

Rasa kedua menu Bakmi “Mie-Kita” ini memang berbeda dengan bakmi atau mi di pinggir jalan tentunya. Mie Yamien Komplit ala Bakmi “Mie-Kita” ini berharga Rp 17.500,- untuk ukuran reguler, dan Rp 21.500,- untuk ukuran jumbo. Sedangkan Mie Yamien Bakso ala Bakmi “Mie-Kita” berharga Rp 13.500,- ukuran reguler, dan Rp 17.500,- untuk ukuran jumbo. Harga menu-menu yang ada di Bakmi “Mie-Kita” ini memang tergolong murah dengan kualitas makanan dan nyamannya tempat makannya.

Mie Yamien Komplit ala Bakmi “Mie-Kita” (Rp 17.500,- ukuran reguler)

Jadi, bagi pembaca Cirebon Kuliner yang ingin merasakan berbagai varian kuliner mi, silahkan coba di Bakmi “Mie-Kita” yang ada di jalan Veteran nomor 43 C kota Cirebon, sebelah kanan dari arah lampu merah alun-alun kota Cirebon. Oiya, Bakmi “Mie-Kita” ini ada di sebelah Angkringan Nasi Kucing “Luluk” yang juga pernah diulas penulis Cirebon Kuliner.