Month: January 2014

RM “Tiara”

Tanah Air kita Indonesia memang sangat kaya akan berbagai macam hal, dari mulai suku bangsa, bahasa, hingga kulinernya. Dan nampaknya, Jawa Barat adalah Provinsi yang selalu dijadikan barometer dalam berbagai macam aspek di Indonesia, dan sekali lagi, termasuk aspek kulinernya. Banyak kota di Jawa Barat yang memiliki kekayaan kuliner, yang paling populer dan digemari nampaknya adalah kuliner dari Tanah Sunda. Di berbagai kota di Indonesia, kuliner khas Sunda semakin mudah ditemukan, dan banyak disukai masyarakat sekitar. Salah satu ciri khas masakan Sunda adalah cita rasanya yang cenderung manis dan sedap, walaupun karakter manisnya berbeda dengan manis yang ada pada kuliner Jawa Tengah seperti Jogjakarta ataupun Solo misalnya. Kuliner khas Sunda yang banyak terdapat di rumah makan-rumah makan khas Sunda adalah nasi Timbel, nasi Tutug Oncom, dengan lauk pauk khasnya seperti ikan Gurame, ikan Nila atau Mas, lalaban, sambal, sayur asem ala Sunda yang cenderung manis, sayur leuncah, dan masih banyak lagi tentunya. Bagaimana dengan kota Cirebon? Di kota Cirebon, tentu tidak sedikit rumah makan yang menyajikan kuliner Sunda. Beberapa ada yang sudah populer di luar kota, namun yang dimiliki warga asli Cirebon keturunan Sunda, dan sudah termasuk populer di Cirebon adalah Rumah Makan “Tiara” yang berlokasi di jalan Kartini nomor 8, di sebelah kiri jalan, setelah rel kereta api, sebelum Masjid At-Taqwa, dari arah lampu merah Gunung Sari kota Cirebon. Rumah Makan “Tiara” sudah berdiri semenjak tahun 2000. Pada...

Read More

Kue Apem Jln. Lemahwungkuk

Kue Apem adalah salah satu jajanan Nusantara Indonesia yang digemari banyak masyarakat Indonesia dan sangat mudah ditemukan, terutama di pasar-pasar tradisional di berbagai kota di Indonesia. Tidak terkecuali di Cirebon, kue apem pun tidak sulit ditemui. Salah satu penjual kue apem di kota Cirebon yang memiliki lokasi mangkal tetap adalah kue apem di jalan Lemahwungkuk, persis di sebelah Kue Tapel “Ibu Oom”. Penulis Cirebon Kuliner sendiri sudah mencoba langsung rasa dari Kue Apem jalan Lemahwungkuk ini. Kue Apem jalan Lemahwungkuk kota Cirebon ini menjual kue apem kukus dan juga panggang. Tinggal pilih sesuai selera dan kebutuhan. Kue Apem jalan Lemahwungkuk kota Cirebon ini juga menerima pesanan, apabila ada di antara pembaca Cirebon Kuliner masyarakat kota Cirebon yang sedang membutuhkan kue apem dalam jumlah tertentu untuk dipesan. Lapak Kue Apem jalan Lemahwungkuk kota Cirebon ini buka dari pagi hari hingga siang atau sore hari. Jadi, bisa dinikmati sebagai sarapan pagi, atau bisa juga untuk jajanan di siang atau sore hari. Rasanya enak, harganya juga terjangkau. Silahkan datang dan coba kue apem di lapak Kue Apem jalan Lemahwungkuk kota...

Read More

Pancake Durian “d’Time”

Nampaknya, kuliner pancake durian semakin digemari di kota Cirebon. Semenjak kehadirannya di kota Cirebon, kini bertambah lagi satu pilihan merk penjual pancake durian, yaitu Pancake Durian “d’Time” yang berlokasi di CSB Mall kota Cirebon. Kuliner yang dibuat dari daging buah durian Medan dan dibalut adonan pancake ini memang menggugah selera, terlebih bagi para pecinta durian. Pancake durian Medan memang cocok sekali dijadikan cemilan, terlebih apabila dinikmati di siang hari saat panas, ketika pancake durian masih dingin baru dikeluarkan dari pendingin. Pancake Durian “d’Time” sendiri menghadirkan pancake durian dengan satu rasa original, yaitu berisi daging durian asli Medan, dengan ukuran seperti kebanyakan pancake durian. Dijual dengan harga Rp 13.000,- per piece, atau Rp 60.000,- per pack isi 5 pcs pancake durian. Bagi pecinta pancake durian di kota Cirebon, tentu sudah tahu merk apa saja yang available di kota Cirebon. Dan kini bertambah satu lagi pilihan pancake durian bagi penggemar pancake durian di kota Cirebon. Penasaran? Silahkan coba Pancake Durian “d’Time” di CSB Mall kota...

Read More

Kupat Tahu Ciamis Jln. Siliwangi

Tanah Air kita Indonesia memang memiliki kekayaan yang melimpah, termasuk di dalam aspek kuliner pun begitu, satu jenis makanan saja bisa berbeda satu sama lain di masing-masing daerah. Misalnya saja kuliner semacam kupat tahu, tahu tek-tek, ketoprak. Ketiganya memang serupa, namun tak sama. Ketoprak, konon, berasal dari daerah Jawa, asal nama ketoprak berasal dari bunyi makanan yang tidak sengaja terjatuh yaitu “ketuprak” dan pelafalan menjadi ketoprak karena masyarakat Jawa lebih ‘nyaman’ mengucapkan ‘ketoprak’ untuk makanan ketimbang ‘ketuprak’. Berbeda dengan ketoprak, kupat tahu ‘dianggap’ berasal dari tanah Sunda, dengan perbedaan bumbu kacang yang sudah jadi ketika akan dijajakan, sedangkan bumbu kacang dalam ketoprak biasanya dadakan diuleg oleh sang penjual. Bumbu kupat tahu pun biasanya lebih encer (cair) dibanding ketoprak. Selain itu, kupat tahu tidak menggunakan bihun dalam isiannya. Nah, tahu tek-tek juga berbeda, tahu tek-tek isiannya sama dengan kupat tahu, hanya bumbunya terasa lebih gurih, dan tahunya biasanya digoreng sangat kering, sehingga menimbulkan efek renyah dan kriuk-kriuk ketika dinikmati. Dan tahu tek-tek berasal dari Jawa Timur. Di Cirebon, lebih banyak penjual ketoprak dibanding kupat tahu, apalagi tahu tek-tek. Penulis Cirebon Kuliner sendiri sudah beberapa kali mengulas mengenai ketiga makanan ini. Tahu tek-tek yang paling jarang ada di Cirebon, bisa ditemukan di sepanjang jalan Bode, Megu, Kabupaten Cirebon, hingga ke Desa Gombang, Plumbon, Kabupaten Cirebon. Kupat tahu dengan gaya Kuningan banyak terdapat di sepanjang jalan Kanggraksan, dipagi hari. Sekarang, satu lagi ulasan kupat...

Read More

Resto Iga Bakar “Tiga”

Salah satu makanan dari Barat yang cukup digemari masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat kota Cirebon adalah steak. Dan mungki salah satu kuliner Nusantara yang mirip-mirip dengan steak adalah iga bakar penyet. Nah, salah satu tempat makan di kota Cirebon yang menyajikan menu iga bakar dan juga steak adalah Resto Iga Bakar “Tiga”. Bukan hanya itu tentunya, Resto Iga Bakar “Tiga” menyediakan banyak pilihan menu makanan lainnya dengan kualitas menu dan pelayanan yang lebih. Resto Iga Bakar “Tiga” berlokasi di jalan Moh. Toha kota Cirebon. Dari penampilan luarnya, Resto Iga Bakar “Tiga” ini sangat cozy dengan adanya space outdoor yang cukup luas, ditambah ornamen-ornamen yang menambah kesan nyaman. Mungkin banyak masyarakat kota Cirebon yang sering melewati jalan Moh. Toha dan melihat sekilas Resto Iga Bakar “Tiga” dan penasaran seperti apa di dalamnya, apa saja menunya, dan tentu, berapa kisaran harganya. Untuk memenuhi rasa penasaran masyarakat kota Cirebon itu, penulis Cirebon Kuliner datang berkunjung ke Resto Iga Bakar “Tiga” jalan Moh. Toha kota Cirebon untuk mengetahui lebih banyak mengenai resto ini, dan membuat artikel ulasannya sebagai informasi yang mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat kota Cirebon dan sekitarnya. Saat berkunjung, penulis Cirebon Kuliner memang merasakan kenyamanan yang lebih dari cukup. Kenyamanan ini mungkin berasal dari pertama, lokasi Resto Iga Bakar “Tiga” yang tidak tepat berada di pusat kota, terlebih jalan Moh. Toha bukanlah jalan di kota Cirebon yang padat kendaraan, apalagi sampai macet. Dari sini saja,...

Read More