Month: August 2013

Rujak Donggala

Rujak merupakan salah satu dari sekian banyak kuliner khas dari Nusantara kita Indonesia. Ada rujak yang isiannya dari buah-buahan, ada juga rujak yang isiannya dari sayuran. Di kota Cirebon, ada satu rujak khas dari kota Udang ini, yaiti Rujak Donggala. Rujak Donggala khas Cirebon bisa dibilang rujak yang unik, karena berisi buah-buahan dan juga sayuran. Disiram dengan kuah yang berasa asam manis menyegarkan, Rujak Donggala khas Cirebon memang cocok sekali bagi penggemar rujak yang mencari hidangan ringan yang menyegarkan di siang hari. Untuk mencari Rujak Donggala khas Cirebon di kota Cirebon sendiri, yang paling mudah adalah di Toko Manisan Sinta, di jalan Winaon, di sekitaran Pasar Kanoman. Iya, di Toko Manisan Sinta, pengunjung dari dalam kota maupun turis lokal dari luar kota Cirebon bisa menikmati kesegaran Rujak Donggala khas Cirebon. Isian Rujak Donggala khas Cirebon adalah kedondong, nanas, pepaya, bengkoang, tauge, sawi, dan juga ada kacang tanah, dan kemudian disiram dengan kuah yang rasanya manis asam, sangat menyegarkan terutama ketika dinikmati di cuaca kota Cirebon yang panas di siang hari. Satu porsi Rujak Donggala khas Cirebon ini harganya cukup Rp 7.500,- saja. Silahkan...

Read More

Seafood “Mawar 99”

Salah satu warung kaki lima pinggir jalan penjual hidangan seafood yang cukup ramai dan bertahan lama hingga kini adalah warung Seafood “Mawar 99” atau lebih dikenal dengan sebutan seafood Kesambi, karena lokasinya yang berada di daerah Kesambi, tepatnya persis di depan Bank BRI Kesambi. Buka sore hari hingga malam hari. Seperti kebanyakan warung seafood, Seafood “Mawar 99” juga menawarkan berbagai hidangan seafood sesuai selera masing-masing pengunjung, seperti udang, cumi, ikan kakap, kerang, juga ada pecel lele, ayam goreng, bebek goreng dengan sambal lalap. Saat penulis Cirebon Kuliner berkunjung, penulis memesan satu porsi kakap saus tiram dan kangkung cah polos, semua ini seharga Rp 60.000,-an, harga standar untuk warung seafood pinggir jalan, walaupun menurut penulis Cirebon Kuliner, untuk hidangan kakapnya agak kemahalan, mengingat rasanya yang tidak begitu...

Read More

Es Cuwing Jln. Kartini

Es Cuwing adalah salah satu jajanan segar dari Cirebon yang mirip dengan es cendol atau es dawet. Hanya saja yang membedakan adalah isinya. Es Cuwing berisi cuwing atau semacam adonan mirip agar-agar yang terbuat dari sejenis tanaman rambat yang diolah daunnya untuk dijadikan cuwing. Dahulu, masih relatif mudah menemukan penjual es cuwing tradisional yang menggunakan gerobak dorong berukuran kecil keliling kampung di pelosok Cirebon. Namun kini, nampaknya sudah agak sulit menemukan penjual es cuwing keliling semacam ini. Tapi, di jalan Kartini yang merupakan salah satu pusat kota di Cirebon, ada satu penjual es cuwing yang biasa mangkal di salah satu sudut jalan Kartini, dengan menggunakan gerobak dorong berukuran kecil, yang biasa digunakan para penjual es cuwing pada masa tahun-tahun lalu. Dan penjual es cuwing di jalan Kartini ini nampaknya laris manis. Hampir di setiap siang hari sampai sore hari, para pencari dan penggemar es cuwing membeli es cuwing di jalan Kartini ini. Memang, es cuwing Cirebon pas sekali dinikmati siang hari di Cirebon saat udara sedang panas-panasnya. Es Cuwing jalan Kartini ini dijual dengan harga hanya Rp 3.000,- saja per mangkoknya. Bagi pembaca Cirebon Kuliner yang sedang mencari es cuwing di kota Cirebon, silahkan mampir ke Es Cuwing jalan Karitni, di seberang resto Mc’D, di depan sebuah toko bibit minyak...

Read More

Baraja Coffee

Kedai-kedai kopi memang selalu memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi, terlebih bagi penikmat kopi sejati. Di setiap kota di seluruh dunia pasti mempunyai kedai-kedai kopi favorit penduduknya. Saat ini, tentu ada kedai-kedai kopi yang sudah memiliki nama besar dan populer di seluruh dunia. Namun begitu, bukan berarti kedai-kedai kopi yang belum populer, atau kedai-kedai kopi lokal di masing-masing kota tidak patut dicoba. Karena kedai-kedai kopi lokal tentu ada juga yang berkualitas dan layak dikunjungi. Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa nama kedai kopi yang didirikan dan dimiliki oleh orang asli Indonesia, dan sudah tersohor, terutama di kota-kota besar. Dan di kota Cirebon, kedai-kedai kopi sudah mulai banyak bermunculan, ada yang datang dengan nama yang sudah cukup populer di luar negeri, ada juga yang asli dari Cirebon, dan ada juga yang hanya bermain di level low. Salah satu kedai kopi asli dari Cirebon yang menurut penulis Cirebon Kuliner patut dibanggakan adalah coffee shop Baraja Coffee. Baraja Coffee berlokasi di jalan Tentara Pelajar, tepatnya di seberang Grage Mall, lebih tepatnya lagi di areal Hotel Tryas. Walaupun tergolong baru, bagi masyarakat kota Cirebon, Baraja Coffee nampaknya sudah memiliki nama tersendiri, kelas tersendiri, dan juga style  tersendiri. Di lihat dari luar, Baraja Coffee memang nampak menarik karena terlihat seperti kafe-kafe pinggir jalan di luar negeri. Iya, Baraja Coffee memang memiliki meja dan kursi persis di trotoar pinggir jalan, sehingga pengunjung dapat menikmati langsung suasana jalan persis di depannya,...

Read More

Ayam Goreng Kriuk “Niki Eco”

Ayam goreng nampaknya adalah kuliner ‘wajib’ atau kuliner ‘sejuta umat’ bagi masyarakat Indonesia. Di seluruh penjuru Nusantara, pasti ada kuliner ayam goreng, baik ayam goreng kampung maupun ayam goreng broiler. Dengan berbagai varian sentuhan dari mulai sambalnya, hingga ada bumbu kremes atau kriuk. Di kota Cirebon sendiri, tentu banyak sekali tempat makan yang menawarkan ayam goreng sebagai menu utamanya. Dan walaupun kesannya sederhana dan biasa saja, tidak semua tempat makan mampu mengolah ayam goreng yang sesuai selera masyarakat. Di salah satu sudut jalan Parujakan kota Cirebon, ada satu tempat makan sederhana yang menawarkan ayam goreng sebagai menu utamanya. Adalah warung makan Ayam Goreng Kriuk “Niki Eco” yang menawarkan menu ayam goreng dengan bumbu kriuk di atasnya. Ayam Goreng Kriuk “Niki Eco” memberi pilihan ayam goreng kampung dan ‘non-kampung’ kepada para pengunjungnya. Selain itu, Ayam Goreng Kriuk “Niki Eco” juga tentu mempunyai beberapa pilihan menu lainnya yang juga menjadi andalan, sayur asem misalnya. Dan satu porsi nasi plus ayam goreng kampung dengan bumbu kriuk, lengkap dengan satu porsi sayur asem adalah menu yang dipesan penulis Cirebon Kuliner saat berkunjung ke Ayam Goreng Kriuk “Niki Eco” di jalan Parujakan nomor 36 ini. Dari soal rasa, menurut penulis Cirebon Kuliner tergolong enak. Ayam goreng kampungnya nikmat, bumbu kriuk-nya juga enak, apalagi sayur asemnya, termasuk enak banget ! Dengan minuman satu gelas teh tawar hangat, semua menu ini hanya Rp 22.500,- saja! Harga yang relatif murah...

Read More