Month: May 2013

Ayam Goreng “Santa”

Kuliner yang digemari banyak orang tidaklah harus kuliner yang mewah atau macam-macam. Kuliner sederhana pun tentu memiliki banyak penggemar. Begitu juga dengan tempat makannya, tidak musti yang mewah dan berkelas memiliki banyak fans. Di kota Cirebon, ada penjual kulit kulit ayam goreng kering yang dijual dengan nasi sebagai makan siang, populer dengan sebutan Ayam Goreng “Santa” karena lokasinya di depan SMA Santa Maria kota Cirebon atau di jalan Sisingamangaraja. Ayam Goreng “Santa” ini memang terkenal sampai di luar area sekolah Santa Maria itu sendiri. Banyak masyarakat Cirebon yang memilih Ayam Goreng “Santa” ini untuk menu makan siang. Dari mulai murid-murid sekolah Santa Maria itu sendiri, sampai karyawan kantoran yang lokasi kerjanya tidak jauh dari Ayam Goreng “Santa,” sampai masyarakat sekitar yang tinggal tidak jauh dari Ayam Goreng “Santa.” Penulis Cirebon Kuliner sendiri pun berkesempatan mengunjungi Ayam Goreng “Santa.” Ayam Goreng “Santa” ini memang menujual ayam goreng dalam bentuk sate yang digoreng kering. Andalannya? Kulit ayam yang ditusuk sate dan digoreng kering sampai mengeluarkan suara “kress.. kress…” ketika dimakan. Komplit dengan nasi dan sambal, kuliner yang satu ini memang diidolakan banyak orang. Dengan rasa yang gurih asin dan kriuk kriuk, serta pedas dari sambal, dan mengenyangkan dengan adanya nasi, Ayam Goreng “Santa” menjadi idola. Ditambah lagi, harga yang murah, hanya Rp 10.000,- untuk 3 porsi nasi dan 5 tusuk kulit ayam goreng. Tidak heran, walaupun tempatnya hanyalah gerobak dengan kursi panjang di emperan jalan, Ayam Goreng “Santa”...

Read More

Ayam Tulang Lunak “Mas Adik”

Inovasi ayam goreng tulang lunak memang sudah ada semenjak lama. Pada awal kemunculan inovasi ini, kuliner ayam tulang lunak sepertinya menjadi hidangan yang lumayan berkelas. Namun pada saat ini, kuliner ayam goreng tulang lunak sudah menjadi hidangan yang bisa dinikmati semua kalangan. Seperti di kota Cirebon, di kawasan jalan Cipto, tepatnya di depan SMA Kristen kota Cirebon, ada warung kaki lima pinggir jalan Ayam Goreng Tulang Lunak “Mas Adik.” Penulis Cirebon Kuliner berkesempatan mencoba bagaimana rasa hidangan dari Ayam Goreng Tulang Lunak “Mas Adik” di jalan Cipto kota Cirebon ini. Di kawasan jalan Cipto kota Cirebon saat ini memang teradapat banyak warung kaki lima yang menjual berbagai macam kuliner untuk santap malam masyarakat Cirebon. Saat mengunjungi warung kaki lima Ayam Goreng Tulang Lunak “Mas Adik” penulis Cirebon Kuliner memesan satu porsi ayam goreng tulang lunak dengan satu porsi nasi, harganya, Rp 8.000,- saja. Soal rasa, menurut selera penulis Cirebon Kuliner, lumayan saja. Dengan harga yang sangat terjangkau dan rasa yang lumayan, Ayam Goreng Tulang Lunak “Mas Adik” memang bisa dijadikan pilihan bagi masyarakat Cirebon yang ingin menikmati ayam goreng dengan cita rasa yang berbeda namun tetap...

Read More

Kue Tapel “Pasuketan”

Kue Tapel bisa dibilang adalah jajanan ringan khas Cirebon yang sudah agak langka, karena penjual kue tapel khas Cirebon di kota Cirebon sendiri hanya ada beberapa yang populer dan masih berjualan hingga saat ini. Yang paling populer di Cirebon dan pernah diulas penulis Cirebon Kuliner adalah Kue Tapel “Ibu Oom” yang terletak di dekat Pasar Kanoman. Dan ini satu lagi yang masih berjualan hingga artikel ulasan ini dibuat, yaitu Kue Tapel “Pasuketan.” Sesuai namanya, kue tapel ini biasa dijajakan penjualnya di jalan Pasuketan kota Cirebon, tepatnya persis di lampu merah jalan Pasuketan menuju jalan Pekiringan. Tepat di depan sebuah toko Mas, di samping Hoogland Bakery. Satu piece kue tapel khas Cirebon ini dijual dengan harga Rp 1.500,- saja. Rasanya manis legit, gurih dan ada renyah dari kulit adonannya. Lumayan untuk mengganjal perut, karena ada beberapa irisan buah pisang saba di dalamnya. Mungkin, kalau penulis Cirebon Kuliner boleh sebut, kue tapel khas Cirebon ini ada kemiripian dengan kue kering serupa yang berasal dari negara Perancis, crepes. Jadi, bagi pembaca Cirebon Kuliner yang penasaran dan belum pernah mencoba kue tapel khas Cirebon, silahkan datang dan coba kue tapel di jalan Pasuketan kota Cirebon, persis di lampu merah jalan Pasuketan, di samping toko roti Hoogland...

Read More

Ketoprak “Pasuketan”

Bagi sebagian orang, ketoprak mungkin hanyalah kuliner biasa yang sederhana. Namun bagi sebagian lainnya, bisa jadi, hidangan yang sederhana ini merupakan hidangan yang memiliki kenangan tersendiri, yang walaupun isinya adalah bahan-bahan makanan sederhana, tidak modern, namun tetap berasa lezat bagi penggemarnya masing-masing. Di Cirebon sendiri, kuliner ketoprak merupakan kuliner yang banyak dijual di pinggir-pinggir jalan dengan gerobaknya yang khas. Ketoprak juga biasa dinikmati berbagai kalangan, walaupun mungkin kebanyakan kalangan berkantong pas-pasan. Namun begitu, banyak juga kalangan ber-duit yang gemar menyantap kuliner sederhana ini. Nah.. ada satu penjual ketoprak di Cirebon yang sudah puluhan tahun berjualan. Dahulu pada saat awal berjualan, berlokasi di Pasar Balong, yang kini sudah berganti menjadi pusat penjualan DVD bajakan dan beberapa toko saja. Kini, penjual ketoprak ini sudah beralih lokasi selama belasan tahun terakhir di jalan Pasuketan, tidak jauh dari KFC (Kentucky Fried Chicken) di Cirebon Mall. Sampai saat ini, Ketoprak “Pasuketan” masih bertahan dan masih memiliki penggemarnya masing-masing. Saat penulis Cirebon Kuliner berkunjung, penulis Cirebon mencoba mencicipi satu porsi Ketoprak “Pasuketan” ini. Dan memang, rasanya yang sederhananyalah yang membuat ketoprak ini justru menjadi lezat. Bagi warga sekitar, tentu tidak asing lagi dengan ketoprak ini. Apalagi dijual dengan harga yang masih murah, Rp 6.000,- saja per porsinya. Silahkan mencoba Ketoprak “Pasuketan” di jalan Pasuketan kota...

Read More

Baso GoLi (Goyang Lidah) Jln. Cangkring

Penulis Cirebon Kuliner yakin, hampir semua dari kita gemar dengan kuliner yang satu ini, baso. Iya, kuliner yang terbuat dari olahan daging sapi berbentuk bulat ini memang sudah menjadi kuliner sejuta umat, bukan hanya di Indonesia, tapi bahkan sampai seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, baso dihidangkan dengan berbagai varian. Yang paling populer tentu diantaranya adalah mie baso, mie yamin, mie ayam baso, dan lain-lainnya seperti sup, cuangki, dan masih banyak lagi. Di kota Cirebon sendiri, tentu banyak warung-warung baso yang populer, baik di pinggiran kota Cirebon, maupun di tengah kota Cirebon. Dan salah satu tempat makan baso yang populer di kota Cirebon adalah Baso GoLi atau Goyang Lidah yang berlokasi di jalan Cangkring kota Cirebon. Setiap hari, baik siang maupun malam, warung baso ini hampir selalu penuh dikunjungi para pelanggannya. Untuk itu, penulis Cirebon Kuliner ingin meliput warung Baso GoLi jalan Cangkring ini supaya pembaca Cirebon Kuliner yang belum mencoba bisa tahu tentang warung Baso GoLi ini. Saat penulis Cirebon Kuliner berkunjung, penulis melihat ada beberapa pilihan. Secara garis besar, ada mie baso, ada mie ayam. Tergantung selera, silahkan pilih. Yang penulis Cirebon Kuliner pesan adalah mie baso. Satu porsi mie baso ala Baso GoLi jalan Cangkring kota Cirebon ini, dengan satu teh kemasan botol, berharga Rp 11.000,- saja. Harga yang relatif murah untuk warung baso yang besar, nyaman, dan di tengah kota pula. Dan soal rasa, mie baso...

Read More