FIRE STONE cafe & resto | Hadir dengan Menu Hidangan Bakar yang Terjangkau


Di awal tahun 2016 ini, kota Cirebon semakin memantapkan konsistensi perkembangannya. Di berbagai jalan utama kota Cirebon, bahkan di jalan-jalan kecil kota Cirebon, telah berdiri dan masih ada yang dalam proses pembangunan, hotel-hotel baru, baik yang berskala besar maupun yang masih tergolong sedang-sedang saja.

Tidak terkecuali, tempat-tempat nongkrong atau cafe baru. Para investor atau pemilik dana rupanya semakin yakin bahwa bisnis kuliner di Cirebon akan terus berkembang. Salah satu yang baru hadir adalah FIRE STONE cafe & resto yang terletak di jalan Samiaji nomor 25D kota Cirebon. Letaknya yang persis di samping Grage Mall kota Cirebon ini menjadikan cafe FIRE STONE sebagai salah satu pilihan bagi masyarakat kota Cirebon yang ingin mencoba tempat makan baru.







Tidak hanya itu, FIRE STONE cafe & resto juga tentunya memiliki menu-menu andalan yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan para masyarakat kota Cirebon. FIRE STONE, yang secara harfiah dapat diartikan sebagai batu api, menyajikan menu-menu kuliner yang diolah secara dibakar, dengan cita rasa yang berbeda, dan dengan harga yang relatif sangat terjangkau.

Beberapa menu andalan FIRE STONE cafe & resto adalah menu paket seperti Ayam Pedas Kliwon yang komplit dengan sambal, lalab, dan es teh tawar yang dijual dengan harga Rp 13.000,- saja! Begitu juga menu paket lainnya seperti Ayam Goreng Kremes, Ayam Goreng Cobek, Ayam Goreng Penyet, yang semuanya masing-masing bisa anda nikmati dengan harga tidak lebih dari Rp 13.000,-.

Hal ini tentunya menjadi nilai unggul FIRE STONE cafe & resto; lokasi tengah kota, harga terjangkau dengan menu komplit, dan tentunya tetap mengutamakan rasa yang nikmat. FIRE STONE cafe & resto juga menerima pesanan delivery yang bisa anda kontak di nomor HP 0819877803 atau 085797085666.

Selain menu-menu di atas, FIRE STONE juga memiliki menu signature-nya yaitu Ayam Goreng Pasir Emas yang diracik dengan bumbu fusion ala Western dan Chinese yang menghasilkan cita rasa yang unik dan berbeda.

Di FIRE STONE cafe & resto juga anda dapat menikmati Dorayaki dari MOM NON, yang merupakan kuliner tradisional khas negri Jepang. MOM NON dorayaki dijual dengan harga mulai Rp 10.000,- saja dan tersedia dalam berbagai pilihan rasa, dengan isi asli daging Durian Medan sebagai isi andalannya yang dijual dengan harga Rp 15.000,- saja.

Ayam Bakar ala FIRE STONE cafe & resto


Ayam Goreng Pasir Emas ala FIRE STONE cafe & resto


Paket Ayam Goreng Cobek ala FIRE STONE cafe & resto


Paket Ayam Goreng Kremes ala FIRE STONE cafe & resto


Paket Ayam Goreng Pedas Kliwon ala FIRE STONE cafe & resto

Warung Nasi Jamblang & Empal Gentong "KEMANINGEN"


Bagi wisatawan yang berkunjung ke kota Cirebon, apapun tujuan kunjungannya, wisata kuliner hampir pasti menjadi salah satu tujuannya. Dan nasi jamblang dan empal gentong adalah dua kuliner khas Cirebon yang nampaknya paling populer bagi masyarakat dari luar kota Cirebon. Mencari tempat makan yang menjual dua kuliner khas kota Cirebon pun tentunya bukan perkara yang sulit.

Di wilayah kota Cirebon, telah hadir satu lagi tempat makan yang menjual nasi jamblang dan empal gentong khas Cirebon, namanya "KEMANINGEN." Kata kemaningen dalam bahasa Cirebon berarti kurang lebih "ketagihan." Iya, Warung Nasi Jamblang dan Empal Gentong "KEMANINGEN" yang berlokasi di jalan Kalibaru Selatan ini mencoba menarik para pelanggannya dan menjadi ketagihan karena rasa nasi jamblang dan empal gentong yang memang bikin ketagihan para penikmatnya.

Warung Nasi Jamblang dan Empal Gentong "KEMANINGEN" juga hanya menjual nasi jamblang dan empal gentong khas Cirebon. Dan dua kuliner khas Cirebon yang disajikan di Warung Nasi Jamblang dan Empal Gentong "KEMANINGEN" ini juga dimasak langsung oleh warung ini. Terlebih, pemilik Warung Nasi Jamblang dan Empal Gentong "KEMANINGEN" ini juga berasal dari daerah Jamblang.








Nasi jamblang yang berasal langsung dari daerah Jamblang Kabupaten Cirebon memang memiliki cita rasa yang khas, berbeda dari nasi jamblang yang diolah atau dimasak bukan daerah Jamblang. Contohnya daging dendengnya. Daging dendeng dalam menu nasi jamblang khas Cirebon yang asli dari daerah Jamblang tidak memiliki kuah. Sedangkan beberapa warung yang menjual nasi Jamblang menyajikan daging dendeng yang sedikit berkuah.

Warung Nasi Jamblang dan Empal Gentong "KEMANINGEN" juga menyajikan empal gentong khas Cirebon dengan sedikit berbeda. Letak perbedaannya adalah tidak menggunakan banyak lemak. Sehingga bisa dikatakan lebih sehat, terutama bagi mereka yang ingin menikmati empal gentong namun memiliki kondisi kesehatan yang mengharuskan mereka tidak mengkonsumsi bahan makanan tertentu.






Cita rasa nasi jamblang dan empal gentong di warung "KEMANINGEN" jalan Kalibaru Selatan kota Cirebon ini memang khas, yang pasti, dua-duanya enak. Harganya pun relatif terjangkau, tidak mahal. Jadi, bagi masyarakat kota Cirebon yang tinggal di sekitaran jalan Kalibaru kota Cirebon, bisa coba Warung Nasi Jamblang dan Empal Gentong "KEMANINGEN."

Warung Nasi Jamblang dan Empal Gentong "KEMANINGEN" jalan Kalibaru Selatan kota Cirebon buka setiap hari, kecuali hari Minggu, dari pukul 11:00 siang hingga pukul 21:00. Untuk satu porsi empal gentong isi daging, dijual dengan harga Rp 20.000,-, untuk isi campur dijual dengan harga Rp 18.000,- per porsi. Sedangan harga nasi jamblangnya tentunya bergantung dari pilihan isi atau lauk yang dipilih. Penasaran? Silahkan datang dan icipi Warung Nasi Jamblang dan Empal Gentong "KEMANINGEN" jalan Kalibaru Selatan kota Cirebon.

Empal Gentong ala warung "KEMANINGEN"



Nasi Jamblang ala warung "KEMANINGEN"
 

"SUMPIT" Ramen Asian Food


Kuliner dari negara Jepang termasuk yang paling banyak digemari di berbagai negara, tidak terkecuali di Indonesia. Begitu juga di kota kecil seperti Cirebon ini, kuliner asal Jepang disukai cukup banyak masyarakat kota Cirebon, terutama kalangan muda. Lebih terutama lagi kuliner yang mudah dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dan masih cocok dengan selera lidah orang Indonesia.

Sebut saja udang tempura, mie ramen, sushi, dan lain sebagainya. Di kota Cirebon sendiri, tempat makan yang menyajika kuliner Jepang sudah ada beberapa. Walaupun ada juga yang sudah tidak beroperasi lagi. Salah satu yang terhitung masih baru adalah "SUMPIT" Ramen & Asian Food yang berlokasi di jalan Tuparev nomor 64 kota Cirebon, tepatnya di samping SMA Muhammadiyah kota Cirebon.

"SUMPIT" Ramen & Asian Food menawarkan mie ramen, sebagai menu utama khas Jepangnya. Selain itu, "SUMPIT" Ramen & Asian Food juga memiliki banyak menu lain yang non-Jepang, seperti seafood, ayam goreng lengkap dengan lalab dan sambal. Dan salah satu yang paling banyak diminati oleh pelanggan "SUMPIT" Ramen & Asian Food adalah olahan kepitingnya.







Saat penulis Cirebon Kuliner diundang untuk datang, penulis disuguhi mie ramen tempura ala "SUMPIT" Ramen & Asian Food dan kepiting saus tiram. Hal pertama yang menarik minat pelanggan untuk datang adalah harga. Yup, harga menu makanan dan minuman di "SUMPIT" Ramen & Asian Food ini tergolong murah. Tentunya, tidak murahan.

Bisa dilihat dari rasa menu makanan olahan "SUMPIT" Ramen & Asian Food ini tergolong enak. Juga dengan kondisi tempat yang cukup nyaman, terlebih dengan fasilitas WiFi gratis yang banyak dicari anak muda. Crew "SUMPIT" Ramen & Asian Food juga tampil dengan balutan seragam yang rapih, juga dengan sikap yang sopan kepada para customer-nya.












Tidak heran, dalam jangka waktu kurang dari 1 tahun (sejak 2015), "SUMPIT" Ramen & Asian Food sudah memiliki pelanggan tetap, dan terus bertambah. Bagaimana tidak? Harga murah, tempat nyaman, rasa makanan yang enak, pelayanan ramah, fasilitas WiFi. Apalagi yang dicari?

"SUMPIT" Ramen & Asian Food juga bisa dijadikan pilihan bagi masyarakat kota Cirebon yang ingin mengadakan acara-acara khusus seperti perayaan ulang tahun, kumpul komunitas, dan acara-acara special lainnya. Selain itu, "SUMPIT" Ramen & Asian Food juga menawarkan paket menu dengan harga murah, misalnya Paket Ayam dengan kisaran harga mulai Rp 14.000,- saja. Atau Paket Seafood dengan harga mulai Rp 50.000,- saja. Dengan daya tapung yang cukup besar, "SUMPIT" Ramen & Asian Food tentu adalah pilhan tepat bagi anda yang membutuhkan tempat untuk acara khusus dengan fitur menu makanan dan minuman dengan harga terjangkau, rasa enak, dan fasilitas WiFi juga.

Sedangkan mie ramen sebagai menu andalan utama "SUMPIT" Ramen & Asian Food dibandrol harga mulai Rp 13.000,- hingga Rp 20.000,- saja yang paling mahal. Dan menu-menu lain yang masih banyak lagi, dengan kisaran harga mulai Rp 15.000,-an! Berminat datang dan mencoba? Atau butuh kontak "SUMPIT" Ramen & Asian Food? Silahkan kontak di 0231-201206 atau 0851-0388-0078. Bagi yang aktif di media sosial, bisa ikuti akun "SUMPIT" Ramen & Asian Food di @sumpitcirebon untuk twitter / IG-nya.

Mie Ramen Udang Tempura ala "SUMPIT" Ramen & Asian Food  


Kepiting Saus Tiram ala "SUMPIT" Ramen & Asian Food

Mie Ramen Kepiting ala "SUMPIT" Ramen & Asian Food


 

Es Cuwing "Ciremai"


Kuliner segar yang satu ini memang khas Cirebon. Sempat agak sulit menemukannya beberapa tahun yang lalu, namun kini sudah mulai mudah kembali untuk menemukannya. Penulis Cirebon Kuliner pun sudah beberapa kali menulis tentang es cuwing khas Cirebon.

Kali ini, adalah Es Cuwing "Ciremai" yang berlokasi di jalan Kesambi, tepatnya di seberang Rumah Sakit Ciremai kota Cirebon. Setiap melewati lapak ini, selalu ramai, oleh sebab itu penulis Cirebon Kuliner penasaran dan mencoba mampir dan membuat ulasan tentangnya.

Es Cuwing "Ciremai" menyediakan es cuwing khas Cirebon, dan juga es dawet khas Cirebon. Hah???! Es dawet khas Cirebon?! Iya, penulis Cirebon Kuliner sendiri sedikit bertanya karena baru mendengar bahwa ada es dawet khas Cirebon. Yang penulis Cirebon Kuliner tahu, es dawet itu khas dari daerah Banjarnegara. Saat penulis Cirebon Kuliner bertanya kepada sang penjual apa itu dawet ayu khas Cirebon, ternyata adalah es cendol yang diberi potongan buah nangka. Mungkin pembeda inilah yang menjadikan es cendol yang mirip es dawet ayu khas Banjarnegara ini disebut es dawet khas Cirebon.






Penulis Cirebon Kuliner sendiri lebih suka menyebutnya es cendol khas Cirebon saja. Atau sekalian es cuwing khas Cirebon saja yang memang khasnya Cirebon adalah es cuwingnya. Okei, soal harga, memang sangat murah, Rp 3.000,- saja es cuwing atau es cendol atau es dawet ini dijual. Murah meriah, enak, dan segar untuk menandingi panasnya Cirebon ini, tidak heran kalau lapaknya juga sering ramai.

Jadi, bagi masyarakat kota Cirebon yang mencari es cuwing khas Cirebon, kini ada satu lagi alternatifnya, yaitu Es Cuwing khas Cirebon "Ciremai" yang berlokasi di seberang Rumah Sakit Ciremai kota Cirebon di jalan Kesambi. Selamat mencoba!


Es Cuwing khas Cirebon

Es Cendol / Dawet khas Cirebon dengan irisan buah nangka

Bakwan Malang "BUNDA" | Menyediakan Bakso Malang, Mie Yamien, Bakso Urat, dan Siomay



Mie dan baso adalah dua dari sekian banyak kuliner di Indonesia yang banyak digemari masyarakat negeri ini. Kuliner yang asalnya konon dari negeri Cina ini memang seiring waktu berkembang menjadi berbagai macam varian. Di Indonesia sendiri, sebut saja, ada mie baso Solo, mie baso Malang, mie yamien Cirebon, mie ayam, bakmi Jawa, baso urat, baso balungan, dan lain sebagainya.

Dan penulis Cirebon Kuliner pun sudah beberapa kali membuat artikel ulasan yang sedikit banyak membahas mengenai kuliner dari mie dan baso ini. Nah, sekarang untuk yang ke sekian kalinya, penulis Cirebon Kuliner membahas kuliner mie dan baso. Kali ini, Bakwan "BUNDA" yang menu utamanya adalah baso khas Malang. Selain itu, Bakwan "BUNDA" juga menyediakan mie yamien khas Cirebon, mie baso urat dan balungan, juga siomay.

Dalam artikel ulasan ini, yang ingin penulis Cirebon Kuliner tonjolkan adalah baso khas Malang, dan mie yamien khas Cirebon. Kenapa? Selain karena memang sang pemilik Bakwan Malang "BUNDA" adalah sepasang suami istri, dimana sang suami adalah asli Cirebon, dan sang istri adalah asli kota Malang. Hehehee.... Jadi pas segalanya...

Sebelum jauh membahas lebih jauh apa dan bagaimana itu baso Malang dan yamien Cirebon, gimana klo kita bahas sedikit apa itu bakwan? Dari asal katanya, Bak dalam bahasa Cina artinya adalah daging. Jadi sama halnya segala makanan di Indonesia yang berawalan kata bak seperti bakpao (roti isi daging), bakso (bola daging), bakmi (mie daging), bakpia (kue daging kacang hijau), bakcang/bacang (makanan daging cacah).

Nah, seiring perkembangan waktu, penggunaan kata bak tetap digunakan walaupun dalam makanannya tidak ada penggunaan daging. Seperti halnya bakwan, di Jawa Timur, istilah bakwan merujuk pada pangsit goreng yang diisi dengan daging. Kemudian bakwan disajikan dengan mie, tahu, bakso, dan kuah kaldu sapi. Hidangan inilah yang kemudian dikenal dengan sebutan bakwan Malang, atau baso Malang.

Okey... Lalu apa saja perbedaan bakwan atau bakso Malang dengan yamien Cirebon? Jelas berbeda. Mie yamien khas Cirebon hadir dengan mie yang diberi bumbu khas (manis atau asin atau sedang), kemudian diberi topping daging ayam suwiran yang juga berbumbu, dilengkapi dengan kuah terpisah berisi baso, tahu, pangsit basah, dan pangsit goreng. Beberapa varian mie yamien, ada juga yang hadir dengan ceker ayam.

Masyarkat Cirebon di beberapa wilayah masih ada yang menganggap mie yamien dan mie ayam adalah sama, padahal tidak. Mie ayam menggunakan daging ayam suwir yang sudah dimasak dengan bumbu tertentu berasa manis, dan tidak hadir dengan kuah terpisah seperti mie yamien.

Lalu, bakwan atau baso Malang hadir dengan isian bakwan (pangsit basah berisi daging), tahu, bakso, semuanya dalam kuah, dan dilengkapi dengan pangsit goreng. Bakwan Malang "BUNDA" menjual menu utama bakwan Malang. Menu lainnya adalah baso urat balungan, mie yamien khas Cirebon, dan siomay.






Saat penulis Cirebon Kuliner datang berkunjung, penulis disuguhi kesemua menu ini. Yup, penulis Cirebon Kuliner beruntung bisa mencicipi semuanya. Soal rasa, semuanya enak, terutama baso Malangnya. Soal harga pun tergolong murah, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 15.000an. Bagi penggemar mie baso, Bakwan Malang "BUNDA" ini patut dicoba.

Khususnya bagi penggemar bakso Malang yang kesulitan mencari bakso khas Malang di kota Cirebon. Bagi warga asli kota Malang yang berdomisili atau merantau di kota Cirebon pun mungkin tidak mudah mencari bakso khas Malang yang rasanya enak dan harganya murah. Mungkin banyak penjual bakso Malang dengan gerobak dorongan, namun terkadang rasanya tidak cocok dengan lidah penggemarnya.





Mie Yamien khas Cirebon ala warung Bakwan Malang "BUNDA"

Bakso Urat Balungan ala warung Bakwan Malang "BUNDA"

Siomay ala warung Bakwan Malang "BUNDA"

Kini, penggemar bakso Malang bisa mengunjungi Bakwan Malang "BUNDA". Oiya, lokasinya di jalan Pangeran Antasari, persis depan lapangan sepakbola Plumbon. Jalan Pangeran Antasari ini adalah jalan menuju Desa Lurah, yang terkenal dengan Bubur Sop Ayam khas Lurahnya, hehehee... Agak jauh dari kota Cirebon memang, tapi cukup sepadan dengan rasa dan harganya.

Dari beberapa penggemar bakso Malang yang datang pun beropini bahwa bakso Malang buatan warung Bakwan Malang "BUNDA" ini enak. Ke depannya, Bakwan Malang "BUNDA" juga tentunya berencana membuka cabang di kota Cirebon, supaya masyarakat kota Cirebon yang gemar bakso khas Malang tidak perlu jauh-jauh datang ke daerah Plumbon.

Jadi, bagi masyarakat kota Cirebon yang penggemar bakso khas Malang, yang ingin mencari bakso Malang yang asli buatan orang Malang, wajib datang dan icipi bakso Malang di warung Bakwan Malang "BUNDA" ini.

Atau bagi masyarakat sekitar daerah Plumbon yang belum tahu apa atau bagimana mie yamien khas kota Cirebon, juga wajib coba mie yamien buatan warung Bakwan Malang "BUNDA" ini. Boleh juga coba jajanan siomaynya, atau juga yang gemar bakso urat dengan balungan, juga bisa cicipi di warung ini.


Bakso Malang ala warung Bakwan Malang "BUNDA"

Terimakasih telah mengunjungi www.CirebonKuliner.com. Apabila berkenan, penulis CirebonKuliner.com berharap pembaca bersedia untuk menulis komentar yang positif atau kritik yang membangun, baik untuk kuliner/tempat makan yang diulas, ataupun juga untuk CirebonKuliner.com itu sendiri.